Kamis, 07 Maret 2013

AIR RAKSA, QUICK SILVER, MERCURY, AIR PERAK, HYDRAGYRUM "Hg"

Merkuri merupakan salah satu dari unsur kimia yang mempunyai nama Hydragyrum yang berarti perak cair. Nomor atom raksa ialah 80 dengan bobot atom (BA 200,59) dan simbolnya dalam sistem periodik adalah "Hg" (dari Hydrargyrum). Logam ini berat, berwarna keperakan  yang cair pada suhu normal. Merkuri dihasilkan dari biji Cinnabar (HgS) yang mengandung unsur merkuri antara 0,1% - 4%. Mercury siap dengan bentuk alloys logam lainnya, dan ini akan bermanfaat dalam pengolahan emas dan perak. Hal ini pula yang mendorong untuk mengembangkan raksa dari cinnabar di Amerika setelah penemuan emas dan perak di California dan negara barat lainnya di tahun 1800an.

Mercury telah di temukan di Mesir pada makam kuno peniggalan abad ke 1500 SM, dan mungkin digunakan untuk keperluan kosmetik dan obat. Sekitar 350 SM, filsuf dan ilmuwan Yunani  Aristotel menjelaskan bagaimana cara mengambil air raksa dengan memanaskan batuan cinnabar untuk upacara keagamaan.  Di Roma, air raksa digunakan untuk berbagai keperluan dan memberikannya nama hydrargyrum, yang berarti perak cair menjadi asal simbol kimia Hg untuk air raksa. Tindakan percampuran Mercury pertama kali untuk mengolah ores perak dengan proses patio 1557 di Meksiko membuat permintaan air raksa sangat meningkat. Barometer raksa ditemukan oleh Torricelli di 1643, diikuti oleh penemuan yang raksa termometer oleh Fahrenheit di 1714.  Namun kini, dengan alasan kesehatan dan keamanan karena sifat toksik yang dimilikinya. penggunaannya untuk bahan pengisi termometer telah digantikan (oleh termometer alkohol, digital, atau termistor)

Mercury digunakan secara luas ke dalam berbagai produk industri dan aplikasi setelah 1900. Ia biasa digunakan sebagai bahan amalgam gigi, termometer, barometer, maupun peralatan ilmiah lainnya, baterai, cat, bahan peledak, cahaya bulbs, cahaya aktif, farmasi, fungicides, dan pestisida. Aplikasi  utamanya untuk produksi khlor dan caustic soda, dan dalam bentuk uap raksa digunakan dalam tabung fluoresensi dan penerangan jalan. Merkuri juga digunakan sebagai bagian dari proses untuk memproduksi kertas, felt, kaca, dan beberapa jenis plastik. Dalam industri pulp dan kertas banyak digunakan senyawa FMA (fenil merkuri asetat). Pemakaian ini bertujuan untuk mencegah pembentukan kapur pada pulp dan kertas basah selama proses penyimpanan. Hal ini menjadi sangat berbahaya karena kertas seringkali digunakan sebagai alat pembungkus makanan.

Sifat-Sifat Merkuri
 1. Sifat Fisik
  • Berkilau seperti warna keperakan
  • Mempunyai titik leleh yang rendah 234.32 K (-38.83o C, -37.89o F)
  • Berujud cair pada suhu kamar (25o C) dengan titik beku paling rendah sekitar -39o C.Masih berujud cair pada suhu 396o C. Pada temperatur 396o C ini telah terjadi pemuaian secara menyeluruh.
2. Sifat Kimia
  • Daya hantar listrik yang tinggi
  • Bersifat diagmanetik
  • Memberikan uap monoatom dan mempunyai tekanan uap (1,3 x 10-3 mm) pada suhu 20o C.
  • Larut dalam cairan polar maupun tidak polar.
  • Merupakan logam yang paling mudah menguap jika dibandingkan dengan logam-logam yang lain.Karena penguapan dan toksisitas yang tinggi, air raksa harus disimpan dalam kemasan tertutup dan ditangani dalam ruang yang cukup pertukaran udaranya.
  • Air raksa mudah hilang dari larutan akua garam air raksa karena reduksi oleh runutan bahan pereduksi, atau dengan disproporsionasi Hg22+.
  •  Cenderung membentuk ion-ion M22+.
  • Dilihat dari potensial standar, jelas bahwa hanya zat pengoksidasi dengan potensial dalam ranah – 0,79 V sampai -0,85 V dapat mengoksidasi air raksa menjadi Hg1 namun tidak menjadi Hg11.
  • Apabila air raksa direaksikan dengan zat pengoksidasi berlebih, seluruhnya akan berubah menjadi Hg11.
  • Sangat sedikit senyawa raksa yang larut dalam air, dan kebanyakan tak terhidrasi.
Sumber Ekstraksi
  • Bijih air raksa dapat ditemui pada batuan : cinnabar (HgS), Metasinabarit,  Kalomel, Terlinguait, Eglestonit, Montroidit. Namun bijih air raksa yang terpenting hanyalah cinnabar,
  • Cinnabar (HgS) ini dipanggang menghasilkan oksidanya yang pada gilirannya terdekomposisi kira-kira 500o C, air raksa akan menguap.
    HgS (s) + O2 (g)   Hg (g) + SO2 (g)
  • Proses lain untuk mengurangi emisi SO2(g) ialah dengan memanggang HgS dengan Fe atau CaO
    HgS (s) + Fe (s)   FeS (s) + Hg (g)
    4 HgS (s) + 4 CaO (s)   3 CaS (s) + CaSO4 (s) + 4 Hg (g)
    Pemanggangan HgS tidak menghasilkan HgO. HgO tidak mantap pada suhu tinggi, mengurai menjadi Hg (g) dan O2 (g).
  • Raksa dimurnikan dengan mereaksikannya dengan HNO3 (aq), yang mengoksidasi hampir semua pengotor. Hasilnya (tak larut) mengembang ke permukaan cairan dan dapat diambil. Pemurnian terakhir adalah melalui penyulingan. Raksa mudah diperoleh dengan kemurnian yang paling tinggi dari kebanyakan logam (99,9998% Hg atau lebih).
Penggunaan merkuri yang baik pada usaha pertambangan logam mulia dengan metoda pengolahan amalgamasi :
  1. Hindari kontak langsung ketika bekerja dengan merkuri, gunakanlah selalu sarung tangan.
  2. Simpanlah merkuri selalu dalam tempat yang tertutup rapat ( bukan wadah dari aluminum ).
  3. Selalu tambahkan air di atas cairan merkuri, kecuali pada merkuri yang sudah didaur ulang.
  4. Jangan sampai menumpahkan merkuri karena sangat sulit untuk membersihkannya.
  5. Gunakan merkuri secukupnya.
  6. Bahan kimia ditempatkan pada ruangan tersendiri.
  7. Menggunakan perlengkapan yang mendukung keselamatan dan kesehatan kerja.
  8. Jangan makan atau merokok ketika menggunakan raksa.
  9. Informasikan kepada yang lain tentang apa yang boleh dan tidak boleh ketika menggunakan raksa.
Cara membersihkan Merkuri
Rendam merkuri dalam larutan coustic soda dengan komposisi tiap 1 kg Hg dicuci dengan larutan 30 s /d 50 gr coustic soda dalam 1 liter air

Penyimpanan Merkuri

Meskipun merkuri memiliki titik didih 357 oC, namun memiliki kemampuan untuk menguap pada temperatur kamar (25 oC) karena tekanan penguapannya yang rendah.

 Untuk menghindari penguapan :

  1. Simpan merkuri pada tempat yang teduh ( temperature kamar > 25 oC) dan terhindar dari cahaya matahari secara langsung.
  2. Simpan dalam wadah khusus ( dapat menggunakan wadah yang terbuat dari bahan stainless steel, baja, besi, keramik, plastik atau kaca dan jangan menggunakan wadah dari aluminum ) yang tertutup dan pastikan merkuri terendam dengan sedikit air, dan taruhlah di tempat yang aman yang jauh dari anak.

6 komentar:

  1. Artikel yang sangat bagus Mas.... untuk mengaktifkan air raksa bagaimana caranya?....mohon petunjuknya ke samsulhadi542@gmail.com. trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. mas gabung di grup facebook IKATAN PENAMBANG EMAS RAKYAT INDONESIA yah, nanti banyak sobat2 IPERI disana .. nanti kita share2 semua termasuk cara aktipkan raksa...oke mas bro

      Hapus
    2. mas gabung di grup facebook IKATAN PENAMBANG EMAS RAKYAT INDONESIA yah, nanti banyak sobat2 IPERI disana .. nanti kita share2 semua termasuk cara aktipkan raksa...oke mas bro

      Hapus
  2. mas berapa lama merendam mercurinya

    BalasHapus
  3. Isi postingannya kok sama dengan yg di sini ya? http://www.mineraltambang.com/mercury.html

    BalasHapus
  4. mas, how to make yellow mercury liquid?
    plis send me an email..yaa.. :)
    makasii :)
    angekaamsalill@gmail.com

    BalasHapus